Andhika Wijaya Kurniawan | Cara Membuat Website UKM SEO Friendly – Di era digital seperti sekarang, kehadiran sebuah website bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Website menjadi etalase utama bisnis Anda di dunia online. Jika dulu pelanggan harus datang ke toko fisik untuk mengenal produk atau layanan, kini mereka cukup mengetikkan kata kunci di Google, lalu muncullah berbagai pilihan—termasuk, atau tidak termasuk, website bisnis Anda. Inilah mengapa memiliki website yang tidak hanya bagus secara tampilan, namun juga SEO friendly sangat penting.
Pertanyaan mendasar yang sering muncul adalah:
“Bagaimana cara membuat website UKM yang bukan hanya sekadar ada, tetapi juga bisa dikunjungi, ditemukan, dan menghasilkan penjualan?”.
Jawabannya ada pada dua hal utama: SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari, dan user experience (tampilan dan pengalaman pengguna) untuk menarik serta mempertahankan pengunjung.
Bayangkan kondisi ini: Anda sudah mempunyai website dengan desain yang indah, tapi tidak ada pengunjung sama sekali. Atau sebaliknya, website Anda mudah ditemukan di Google, tapi tampilannya buruk sehingga calon pelanggan langsung pergi tanpa melakukan pembelian. Dua situasi ini sama-sama merugikan. Oleh sebab itu, website yang sukses harus menggabungkan strategi SEO, kecepatan website, konten menarik, serta desain ramah pengguna.
Sebagai Digital Business Coach dan Pakar SEO Indonesia sejak 2005, maka dalam artikel ini, saya akan membahas tentang Cara Membuat Website UKM yang SEO Friendly secara lengkap strategi, teknik, dan langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan UKM Indonesia dalam membuat website yang SEO friendly sekaligus menarik pengunjung.
Pembahasan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga strategi konten, user interface, dan branding digital agar UKM Anda bisa bersaing dengan bisnis besar dalam ruang digital.
Alasan Mengapa Website Penting Untuk UKM?
Alasan Website Penting untuk UKM, sebelum masuk ke teknis pembuatan, mari memahami dulu mengapa website adalah aset utama bagi UKM:
- Meningkatkan Kepercayaan: Calon pelanggan lebih percaya pada bisnis yang memiliki website resmi.
- Tersedia 24/7: Website selalu aktif, memberikan akses tanpa batas kapan pun pelanggan membutuhkan informasi.
- Alat Pemasaran Murah: Dibandingkan iklan tradisional, website jauh lebih hemat dan bisa menjangkau pasar lebih luas.
- Mendukung Branding: Website adalah representasi identitas dan profesionalisme UKM.
- Menjadi Kanal Penjualan: Website dapat difungsikan sebagai toko online (e-commerce) yang mempercepat transaksi.
Dengan kata lain, website bukan sekadar kebutuhan, tetapi adalah pondasi bagi strategi digital marketing yang matang.
Seberapa kuat Anda berusaha untuk meningkatkan penjualan tanpa website, hasilnya akan begitu-begitu saja, akan tetapi sangat berbeda kalau Anda memiliki website yang akan bekerja 24/7 tanpa henti memasarkan produk atau layanan Anda di mesin pencari.
Ciri-Ciri Website UKM Yang SEO Friendly
Sebelum belajar cara membuatnya, penting untuk mengetahui ciri-ciri sebuah website yang dianggap SEO friendly. Karena tanpa SEO, website tidak akan bisa bersaing di hasil pencarian Google.
Beberapa cirinya antara lain:
- Struktur website jelas dan mudah dipahami mesin pencari.
- Kecepatan website optimal dan tidak berat diakses.
- Mobile friendly (responsive di semua perangkat).
- Konten relevan, berkualitas, dan bermanfaat bagi pengguna.
- Menggunakan kata kunci yang tepat sasaran.
- Mempunyai meta title, meta description, dan heading yang teroptimasi.
- Terhubung dengan Google Search Console dan Google Analytics.
- Memiliki keamanan (SSL/HTTPS).
Dengan memenuhi ciri-ciri di atas, website bukan hanya bisa muncul di Google, tetapi juga membuat pengunjung merasa betah untuk berlama-lama.
Langkah Membuat Website UKM Yang SEO Friendly
Dalam membuat website yang ramah terhadap SEO agar terjadi peningkatan penjualan secara organik, tentu tidak bisa sembarangan. Seringkali karena alasan budget terbatas, UKM mengabaikan SEO dan ketentuan website.
Oleh karena itu, sebagai edukasi maka berikut adalah Langkah Membuat Website UKM Yang SEO Friendly atau yang mudah ditemukan di dalam mesin pencari, sehingga website Anda menghasilkan konversi penjualan secara organik, tanpa beriklan.
1. Menentukan Tujuan Website
Sebelum memulai pembangunan, tentukan dulu tujuan dari website. Apakah untuk menampilkan profil perusahaan? Untuk menjual produk secara online?, atau untuk mengedukasi konsumen lewat artikel?. Tujuan ini akan menentukan struktur website, desain, hingga strategi konten yang digunakan.
2. Memilih Domain Dan Hosting Yang Tepat
- Domain: Pilih nama domain yang singkat, mudah diingat, dan relevan dengan bisnis. Misalnya, jika menjual batik, gunakan domain seperti batiknusantara.com.
- Hosting: Gunakan hosting yang cepat, stabil, dan memiliki dukungan teknologi terbaru. Kecepatan server sangat berpengaruh pada SEO dan pengalaman pengguna.
Perihal hosting, seringkali menjadi pertimbangan harga murah, padahal domain dan hosting merupakan aset digital berharga dalam industri digital dan merupakan hal penting ketika Anda masuk ke ranah digital.
3. Mendesain Website Yang Mobile Friendly
Lebih dari 70% pengguna internet di Indonesia mengakses web melalui smartphone. Jadi, desain responsif bukan lagi opsi, melainkan kewajiban. Pastikan website otomatis menyesuaikan tampilan di berbagai ukuran layar.
4. Struktur Navigasi Yang Jelas
Navigasi yang sederhana memudahkan pengunjung menemukan informasi. Gunakan menu utama yang jelas seperti Beranda, Tentang Kami, Produk, Blog, Kontak. Hindari struktur berlapis-lapis yang membingungkan.
5. Optimasi Kecepatan Website
Kecepatan loading menentukan apakah pengunjung bertahan atau pergi. Gunakan teknik seperti:
- Kompresi gambar tanpa mengurangi kualitas.
- Menggunakan Content Delivery Network (CDN).
- Mengurangi penggunaan plugin berlebihan.
- Memanfaatkan caching.
6. Konten Berkualitas Dan Relevan
Website SEO friendly wajib memiliki konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens. Beberapa prinsip:
- Buat artikel blog informatif seputar produk atau industri.
- Gunakan kata kunci alami yang sesuai dengan pencarian target audiens.
- Hindari duplikasi konten.
- Gunakan bahasa yang persuasif namun tidak berlebihan.
7. Optimasi SEO On Page
Beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan:
- Gunakan kata kunci di judul, meta title, meta description, dan heading.
- Buat URL singkat dan jelas, misalnya /cara-membuat-website-ukm.
- Tambahkan alt text pada gambar.
- Gunakan struktur heading H1, H2, H3 dengan tepat.
8. Optimasi SEO Off Page
Selain on-page, perkuat SEO dengan strategi off-page:
- Bangun backlink organik berkualitas dari website relevan.
- Aktif berbagi konten di media sosial.
- Daftarkan bisnis di Google Business Profile.
9. Membuat Blog Edukatif
Blog adalah cara paling efektif untuk mendatangkan trafik organik. Melalui artikel edukatif, UKM bisa menunjukkan keahlian, membangun kepercayaan, sekaligus meningkatkan peringkat di mesin pencari.
10. Memastikan Keamanan Website
Gunakan SSL (https://). Selain menambah kepercayaan, Google juga lebih menyukai website yang aman.
Baca juga: 10 Hal Ini Mempengaruhi Optimasi SEO Menjadi Kurang Maksimal.
Strategi Menarik Pengunjung Website UKM
Saya sangat paham bahwa sebagai pemilik bisnis UKM, perhitungan bugdet tentu menjadi pertimbangan, awal saya mendirikan bisnis juga sama seperti pemikiran Anda juga. Akan tetapi, satu hal yang saya tanam dalam diri: antara bisnis saya mati ditempat atau saya membuat bisnis berkembang dengan pesat.
Akhirnya, saya memutuskan untuk membuat website dan menggunakan Strategi Menarik Pengunjung Website yang juga bisa Anda terapkan:
Desain Menarik dan Profesional
Desain adalah kesan pertama. Gunakan kombinasi warna sesuai brand UKM, font yang mudah dibaca, serta tata letak yang bersih. Pengunjung akan menilai kredibilitas bisnis Anda hanya dari tampilan pertama website.
Call to Action yang Jelas
Pastikan setiap halaman memiliki call to action (CTA) yang jelas seperti “Hubungi Kami”, “Beli Sekarang”, atau “Dapatkan Penawaran”. CTA yang kuat mendorong pengunjung menjadi pelanggan.
Integrasi dengan Media Sosial
Tautkan website dengan akun media sosial bisnis. Hal ini memperkuat branding sekaligus memperluas jangkauan audiens.
Testimoni dan Portfolio
Testimoni pelanggan dan portfolio hasil kerja adalah faktor penentu kepercayaan. Jangan sepelekan konten ini karena banyak pengunjung mencari bukti nyata sebelum membeli.
Email Marketing
Tambahkan formulir langganan newsletter. Dengan strategi email marketing, Anda bisa mengingatkan pengunjung untuk kembali ke website.
Sebagai pemilik bisnis UKM, saran saya untuk tidak mengerjakannya sendiri dan ada baiknya Anda mulai memberanikan diri untuk outsource atau menggunakan digital agency untuk membantu Anda mengelola semua hal yang Anda butuhkan dalam digital.
Baca juga: Perbedaan Digital Marketing Agency dengan SEO Agency.
Kesalahan Umum Website UKM
- Website terlalu lambat karena hosting murah.
- Tampilan tidak mobile friendly.
- Tidak ada halaman produk atau portfolio.
- Konten seadanya dan jarang diperbarui.
- Tidak optimasi SEO, sehingga sulit ditemukan di Google.
Kesalahan-kesalahan ini sering membuat website UKM gagal berfungsi sebagai mesin pemasaran digital.
Cara Membuat Website UMKM SEO Friendly
Kesimpulan: Cara Membuat Website UMKM SEO Friendly.

Membuat website UKM yang SEO friendly dan menarik pengunjung memang membutuhkan usaha lebih dibanding sekadar membangun situs biasa. Sebab, tujuan utama website bukan hanya sebagai identitas online, tetapi juga sebagai mesin pemasaran yang mampu mendatangkan traffic, membangun kredibilitas, dan menghasilkan penjualan.
Website UKM yang berhasil umumnya memiliki kesamaan:
- Tujuan jelas,
- Desain mobile friendly,
- Konten relevan,
- Struktur navigasi sederhana,
- Kecepatan optimal, serta
- Strategi SEO yang konsisten.
Ditambah dengan strategi pendukung seperti:
- Blog,
- Email marketing, dan
- Integrasi media sosial,
Maka website UKM dapat bersaing dengan bisnis besar sekalipun.
Bagi para pelaku UKM di Indonesia, inilah saat yang tepat untuk membangun atau mengoptimalkan website bisnis Anda. Jangan hanya membuat website demi “sekadar ada”. Buatlah website yang benar-benar menjadi ujung tombak pertumbuhan bisnis di masa depan.
Website ibarat toko, SEO adalah jalan menuju toko tersebut, dan konten adalah produk yang menarik pelanggan. Dengan menggabungkan ketiganya, bisnis UKM akan mampu meraih kepercayaan publik, mendominasi pencarian Google, dan mengubah pengunjung menjadi pelanggan loyal.
Pada akhirnya, website bukan hanya media promosi, melainkan pondasi bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di era digital.