AWK Andhika Wijaya Kurniawan
Beranda/Speaking/Public Speaker

PUBLIC SPEAKER / ANDHIKA WIJAYA KURNIAWAN

Perspektif dari praktik.
Percakapan yang
menggerakkan pemikiran.

Undang Andhika Wijaya Kurniawan untuk berbicara tentang Digital Marketing, Sales & Marketing, Entrepreneurship, dan topik custom yang relevan dengan acara Anda.

Undang Andhika sebagai pembicara Jelajahi topik pembicaraan ↓
Andhika Wijaya Kurniawan, pembicara bisnis dan pemasaran digital
STRATEGI · BISNIS · EKSEKUSI

UNTUK ACARA ANDA

Bawa konteksnya.
Kita bangun
percakapannya.

Sebuah sesi pembicaraan perlu bertemu dengan kebutuhan audiens. Ada forum yang membutuhkan gambaran perubahan industri, ada tim yang ingin meninjau cara bekerja, dan ada calon entrepreneur yang sedang mencari perspektif sebelum mengambil langkah. Tema yang sama dapat memiliki sudut pembahasan berbeda ketika peserta dan tujuan acaranya berubah.

Andhika Wijaya Kurniawan membawa perspektif dari pengalaman membangun bisnis digital, praktik SEO sejak 2005, dan aktivitas coaching sejak 2010. Pembicaraan diarahkan untuk menghubungkan gagasan dengan konteks bisnis serta pilihan yang dihadapi peserta. Cerita dan contoh dipilih berdasarkan relevansi terhadap tema yang disepakati bersama penyelenggara.

Undangan dapat dibahas untuk forum perusahaan, komunitas profesional, kegiatan kampus, atau acara bisnis. Sampaikan tujuan, profil audiens, dan pesan utama yang ingin dibawa pulang peserta. Informasi tersebut membantu menyusun arah sesi sebelum format, kebutuhan teknis, dan jadwal dikonfirmasi.

PILIH ARAH PEMBICARAAN

Tiga bidang utama.
Ruang untuk tema Anda.

Judul berikut merupakan usulan sudut pembicaraan. Tema akhir dapat diselaraskan dengan agenda, audiens, dan tujuan acara.

01 / DIGITAL MARKETING

Beyond the Channels: Strategi Digital yang Terhubung

Membaca hubungan antara perubahan perilaku pelanggan, pesan brand, konten, kanal digital, dan tujuan bisnis. Topik dapat diarahkan pada tantangan membangun visibilitas, memilih prioritas pemasaran, serta memahami peran SEO dan AI Search dalam perjalanan pelanggan.

Yang dibawa pulang audiens

Peserta memperoleh sudut pandang untuk melihat aktivitas digital sebagai bagian dari strategi bisnis, mengenali pertanyaan yang perlu dijawab sebelum memilih kanal, dan meninjau relevansi aktivitas yang selama ini dijalankan.

Untuk forum perusahaan, komunitas bisnis, konferensi marketing, dan audiens yang ingin memahami arah pemasaran digital.

02 / SALES & MARKETING

From Attention to Action: Menghubungkan Marketing dan Sales

Membahas bagaimana perhatian audiens berkembang menjadi percakapan, kebutuhan, dan peluang bisnis. Sudut pembicaraan dapat mencakup keselarasan pesan, kualitas lead, pemahaman pelanggan, tindak lanjut, serta koordinasi antara tim pemasaran dan penjualan.

Yang dibawa pulang audiens

Peserta mendapat kerangka untuk memahami hubungan antarfungsi, melihat hambatan dalam perjalanan pelanggan, dan mengajukan pertanyaan yang lebih tepat ketika aktivitas marketing belum terhubung dengan proses sales.

Untuk sales meeting, gathering perusahaan, forum komersial, dan acara yang mempertemukan fungsi sales serta marketing.

03 / ENTREPRENEURSHIP

Ideas into Action: Membangun Bisnis lewat Eksekusi

Berbagi perspektif tentang menerjemahkan ide menjadi tindakan, membaca kebutuhan pasar, menentukan prioritas, dan menjalani proses membangun bisnis digital. Pembahasan dapat menekankan pilihan serta pembelajaran dalam perjalanan entrepreneur sesuai konteks acara.

Yang dibawa pulang audiens

Peserta memperoleh bahan refleksi untuk membedakan ide dan pekerjaan nyata, menyusun pertanyaan tentang pasar, serta memilih langkah yang realistis berdasarkan kondisi dan sumber daya yang dimiliki.

Untuk forum entrepreneur, komunitas UMKM, kegiatan kampus, dan acara pengembangan bisnis.

04 / CUSTOM TOPIC

Your Theme, Our Conversation

Tema pembicaraan dapat dirancang bersama berdasarkan tujuan penyelenggara, profil peserta, dan konteks industri. Contohnya transformasi bisnis digital, kesiapan menghadapi AI Search, personal branding profesional, atau menyatukan pola pikir bisnis dengan eksekusi pemasaran.

Yang dibawa pulang audiens

Audiens mendapat perspektif yang relevan dengan agenda acara. Sudut pembahasan, kedalaman materi, dan pesan utama disepakati setelah brief ditinjau agar ekspektasi penyelenggara serta kebutuhan peserta selaras.

Untuk acara yang membutuhkan tema khusus atau hubungan yang lebih dekat dengan tantangan organisasi.

FORMAT YANG DAPAT DIBAHAS

Sesuaikan panggungnya.
Jaga relevansi pesannya.

01 / PRESENTASI

Satu tema.
Pesan yang terarah.

Untuk sesi dengan fokus topik yang jelas dan alur pembahasan yang disiapkan sebelumnya. Penyelenggara dapat menjelaskan hubungan sesi dengan agenda acara agar pesan utama tidak berdiri sendiri, tetapi mendukung pengalaman peserta secara keseluruhan.

02 / TALKSHOW & PANEL

Pertukaran perspektif.
Percakapan yang hidup.

Untuk format dialog bersama moderator atau pembicara lain. Brief tentang tema, peran setiap pembicara, dan profil peserta membantu mempersiapkan konteks. Pertanyaan pemantik dapat dibahas sebelumnya tanpa menutup ruang untuk percakapan yang berkembang selama acara.

03 / SHARING & Q&A

Berbagi pengalaman.
Membuka pertanyaan.

Untuk forum yang memberi ruang interaksi lebih dekat dengan audiens. Sesi dapat menggabungkan pembahasan tema dan tanya jawab. Cara mengumpulkan pertanyaan, moderasi, serta batas waktu dibahas agar interaksi tetap relevan dengan kebutuhan peserta.

Profil pembicara Andhika Wijaya Kurniawan

KENALI PEMBICARANYA

Andhika Wijaya
Kurniawan.

Digital Business Coach, praktisi SEO sejak 2005, dan Serial Tech-Entrepreneur. Pengalaman dalam membangun bisnis digital menjadi konteks untuk membahas strategi, pemasaran, dan eksekusi dari sudut yang dekat dengan keputusan bisnis.

Kenali profil serta perjalanan profesional Andhika untuk menilai kesesuaiannya dengan acara Anda. Penyelenggara juga dapat melihat Journey Story sebagai pengantar sebelum membahas tema undangan, kebutuhan audiens, dan format sesi.

DARI BRIEF KE SESI

Mulai dari tujuan.
Sepakati arah acara.

01

Kirim gambaran acara.

Ceritakan nama penyelenggara, profil audiens, tema, tanggal, lokasi atau platform, serta format yang diharapkan. Jika ada pesan utama yang ingin ditekankan, sertakan agar kebutuhan dapat dipahami sejak awal.

02

Selaraskan topik dan format.

Sudut pembicaraan, kedalaman materi, ruang tanya jawab, dan hubungan dengan sesi lain dibahas berdasarkan brief. Kesesuaian jadwal, kebutuhan teknis, serta ketentuan pelaksanaan dikonfirmasi sebelum ada kesepakatan.

03

Siapkan sesi bersama.

Setelah ruang lingkup disepakati, penyelenggara dapat menyiapkan rundown, moderator, dan kebutuhan produksi. Rencana rekaman, publikasi materi, atau siaran langsung juga perlu disampaikan agar persiapan acara selaras.

BRIEF UNDANGAN

Supaya diskusinya
langsung relevan.

Gunakan poin berikut sebagai panduan saat menghubungi. Brief awal tidak harus sempurna; jelaskan juga bagian yang masih terbuka untuk dibahas.

SEBELUM MENGUNDANG

Pertanyaan dari
penyelenggara acara.

Apakah bisa mengundang untuk topik di luar tiga bidang utama?

Bisa diajukan melalui brief acara. Topik custom ditinjau berdasarkan kedekatannya dengan pengalaman serta bidang pembicaraan Andhika. Tema, sudut pandang, dan batas pembahasan perlu disepakati bersama. Bila topik terlalu jauh dari konteks pengalaman yang relevan, ruang lingkupnya perlu disesuaikan agar pembicaraan tetap dapat dipertanggungjawabkan.

Apakah tersedia sesi tanya jawab atau panel?

Format dapat dibahas sesuai susunan acara, misalnya presentasi, talkshow, diskusi panel, atau sesi berbagi yang diikuti tanya jawab. Penyelenggara dapat menyampaikan format yang diinginkan, profil moderator, jumlah pembicara, dan alokasi waktu agar peran serta alur sesi dapat dipersiapkan dengan jelas.

Apakah materi bisa disesuaikan dengan industri dan audiens?

Bisa dibahas berdasarkan profil peserta, pemahaman awal, konteks industri, dan tujuan acara. Brief yang spesifik membantu memilih contoh serta kedalaman pembicaraan. Materi untuk pimpinan perusahaan tentu dapat berbeda dari sesi bagi mahasiswa atau pemilik usaha yang baru memulai.

Berapa durasi sesi dan biaya pembicara?

Durasi, biaya, serta kebutuhan pelaksanaan dibahas berdasarkan format, ruang lingkup, lokasi, dan jadwal acara. Halaman ini tidak menetapkan ketersediaan tanggal atau penawaran biaya. Sampaikan brief serta rencana waktu agar kebutuhan acara dapat ditinjau sebelum ada kesepakatan.

Apakah bisa untuk acara daring dan luring?

Preferensi acara daring atau luring dapat disampaikan saat mengajukan undangan. Kesesuaian format, jadwal, lokasi, dan kebutuhan teknis perlu dikonfirmasi bersama. Untuk acara daring, penyelenggara dapat menjelaskan platform, format interaksi, dan kebutuhan uji teknis sebelum hari pelaksanaan.

Apakah sesi speaking sama dengan corporate training?

Sesi speaking berfokus pada gagasan utama, perspektif, dan percakapan sesuai agenda acara. Corporate training biasanya membutuhkan ruang lebih besar untuk latihan, umpan balik, serta output kerja peserta. Jika tujuan utamanya membangun keterampilan operasional tim, kebutuhan tersebut dapat diarahkan ke program training yang sesuai.

Bolehkah sesi direkam atau materinya dibagikan?

Kebutuhan rekaman, siaran langsung, publikasi cuplikan, maupun pembagian materi perlu disampaikan dalam brief dan disepakati sebelum acara. Penyelenggara sebaiknya menjelaskan kanal, audiens, serta rencana penggunaannya agar persiapan materi dan ketentuan publikasi dapat dibahas dengan jelas.

Informasi apa yang perlu disiapkan untuk undangan?

Sampaikan nama penyelenggara, nama acara, tujuan sesi, profil audiens, topik yang diharapkan, format, tanggal, durasi, lokasi atau platform, serta kontak penanggung jawab. Jika jadwal atau tema belum final, jelaskan statusnya. Tidak perlu mengirim dokumen internal yang sensitif dalam percakapan awal.

MENYIAPKAN SESI YANG RELEVAN

Acara Anda punya konteks.
Itu titik mulainya.

Sampaikan siapa yang akan hadir.

Profil audiens membantu menentukan bahasa, contoh, dan kedalaman pembicaraan. Sebutkan apakah peserta merupakan pemilik bisnis, pimpinan perusahaan, tim operasional, profesional pemasaran, mahasiswa, atau gabungan beberapa kelompok. Penyelenggara juga dapat menjelaskan pengalaman awal peserta serta pertanyaan yang sering muncul di komunitasnya. Gambaran tersebut memberi konteks untuk memilih sudut yang paling relevan tanpa menganggap semua orang memiliki kebutuhan yang sama.

Jumlah peserta dan suasana acara turut memengaruhi cara interaksi dirancang. Forum yang besar mungkin membutuhkan pertanyaan terkurasi, sementara kelompok yang lebih kecil dapat memberi ruang dialog lebih langsung. Pembahasan format membantu menjaga alur sesi agar tetap nyaman bagi audiens. Penyelenggara dapat menyampaikan kebiasaan acara, kebutuhan moderator, serta hal yang perlu diperhatikan ketika melibatkan peserta dalam percakapan.

Tentukan pesan yang ingin dibawa pulang.

Sebuah tema dapat dibahas melalui banyak pintu masuk. Digital Marketing, misalnya, dapat diarahkan pada perubahan perilaku pelanggan, peran konten, hubungan marketing dengan penjualan, atau kesiapan informasi brand pada pencarian berbasis AI. Memilih pesan utama membantu sesi tetap terarah. Penyelenggara tidak perlu memasukkan semua aspek sekaligus; satu sudut yang tepat dapat memberi bahan refleksi yang lebih jelas bagi peserta.

Tujuan acara dapat berupa membuka perspektif, memantik diskusi, atau menghubungkan pemahaman antarbagian dalam organisasi. Sampaikan harapan tersebut bersama konteks yang melatarbelakanginya. Materi kemudian dapat dirancang untuk mendukung tujuan yang disepakati. Untuk kebutuhan praktik mendalam, penyusunan dokumen kerja, dan umpan balik keterampilan, format corporate training dapat dibahas sebagai layanan yang lebih sesuai dibanding sesi speaking biasa.

Hubungkan tema dengan agenda acara.

Sesi pembicara sering menjadi bagian dari rangkaian yang lebih besar. Ada acara yang memiliki beberapa narasumber, agenda peluncuran, atau pembahasan internal sebelum sesi berlangsung. Gambaran rundown membantu memahami posisi pembicaraan dalam rangkaian tersebut. Informasi tentang sesi sebelum dan sesudahnya juga berguna untuk menghindari pengulangan yang tidak diperlukan serta menjaga hubungan antar topik bagi audiens.

Dalam talkshow atau panel, pembagian peran dapat dibahas bersama moderator. Penyelenggara dapat menyiapkan garis besar pertanyaan, konteks isu, dan profil narasumber lain. Persiapan ini membantu percakapan tetap memiliki arah sambil memberi ruang untuk respons yang muncul selama acara. Pertanyaan tidak harus menjadi naskah kaku, tetapi dapat menjadi pegangan untuk menjaga keterhubungan antara tema, waktu, dan kebutuhan peserta.

Pilih contoh yang sesuai konteks.

Contoh dari dunia bisnis membantu gagasan terasa lebih dekat dengan keputusan sehari-hari. Namun, kesesuaiannya tetap perlu dilihat dari jenis audiens dan tujuan sesi. Forum entrepreneur tahap awal dapat membutuhkan pertanyaan yang berbeda dari pertemuan manajemen perusahaan. Pembahasan awal membantu menentukan apakah contoh sebaiknya menekankan pola pikir, pilihan strategi, koordinasi tim, atau pelaksanaan aktivitas yang lebih konkret.

Bila penyelenggara ingin mengangkat situasi perusahaan, cukup sampaikan gambaran yang aman untuk dibahas. Identitas pelanggan, angka internal, atau dokumen rahasia tidak perlu dikirim pada percakapan awal. Contoh dapat disamarkan atau dibicarakan sebagai skenario umum setelah batas penggunaannya jelas. Tujuannya menjaga relevansi pembicaraan tanpa membuat peserta maupun penyelenggara harus membuka informasi yang tidak diperlukan untuk sesi.

Siapkan ruang tanya jawab.

Pertanyaan audiens dapat memperkaya pembahasan ketika format dan waktunya direncanakan. Penyelenggara dapat memilih apakah pertanyaan dikumpulkan sebelum acara, melalui moderator, atau secara langsung selama sesi. Pilihan tersebut disesuaikan dengan skala acara serta kebutuhan produksi. Moderator berperan membantu menjaga fokus pertanyaan dan memastikan percakapan tetap berkaitan dengan tema yang telah disepakati bersama.

Tidak semua pertanyaan memerlukan jawaban yang berlaku untuk setiap bisnis. Ada situasi yang membutuhkan informasi tambahan sebelum dapat dibahas lebih jauh. Dalam konteks speaking, jawaban dapat diarahkan sebagai sudut pandang dan pertanyaan lanjutan yang membantu peserta berpikir. Bila peserta membutuhkan analisis rinci terhadap kasus tertentu, kebutuhan itu dapat dipisahkan dari sesi publik agar pembahasannya memiliki konteks yang memadai.

Selaraskan kebutuhan produksi dan publikasi.

Untuk acara luring, penyelenggara dapat menjelaskan panggung, layar, mikrofon, format materi, dan kebutuhan koordinasi dengan tim produksi. Untuk acara daring, informasi platform serta mekanisme interaksi membantu persiapan teknis. Rencana uji perangkat dan batas waktu penyerahan materi dapat dibahas setelah kebutuhan acara dipahami. Detail tersebut mendukung kelancaran sesi dan membantu mengurangi ketidakjelasan menjelang pelaksanaan.

Rencana rekaman atau siaran langsung sebaiknya disampaikan sejak awal, termasuk tujuan penggunaan dan kanal publikasinya. Pembagian materi kepada peserta, penggunaan foto, serta pembuatan cuplikan juga perlu disepakati bersama. Dengan informasi yang jelas, penyelenggara dapat menyiapkan kebutuhan komunikasinya secara lebih terarah. Ketentuan final mengikuti pembahasan dan kesepakatan sebelum acara, bukan diasumsikan dari keberadaan halaman undangan ini.

INSPIRASI TOPIK CUSTOM

Tema Anda.
Sudut yang kita pilih bersama.

Beberapa arah berikut dapat menjadi bahan diskusi awal. Pemilihan tema tetap mengikuti kesesuaian pengalaman pembicara, kebutuhan peserta, dan tujuan penyelenggara.

Transformasi Bisnis Digital: Mulai dari Keputusan

Topik ini dapat mengangkat bagaimana pemilik bisnis dan tim membaca perubahan, memilih prioritas, serta menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan pemanfaatan kanal digital. Sudut pembicaraan dapat disesuaikan untuk forum yang sedang mempertimbangkan langkah transformasi atau mengevaluasi aktivitas yang sudah berjalan. Pembahasan diarahkan pada pertanyaan serta pilihan yang perlu dipahami, dengan contoh yang relevan terhadap konteks audiens.

Peserta diajak meninjau hubungan antara proses bisnis, informasi, dan eksekusi. Percakapan dapat membantu mereka mengenali bagian yang membutuhkan kejelasan sebelum menambah aktivitas atau alat baru. Tujuannya memberi bahan refleksi untuk diskusi lanjutan di lingkungan masing-masing, sesuai kapasitas serta kondisi organisasi.

Search, AI & the Future of Brand Discovery

Topik ini dapat membahas bagaimana kebutuhan informasi pelanggan berkaitan dengan visibilitas brand, website, dan pencarian berbasis AI. Sudutnya diarahkan pada kejelasan informasi, pemahaman perilaku pencarian, serta pertanyaan bisnis yang muncul ketika cara orang menemukan jawaban berkembang. Kedalaman teknis dipilih berdasarkan pemahaman awal peserta dan konteks acara.

Audiens dapat memperoleh kerangka untuk membahas kesiapan informasi perusahaan, membedakan pengamatan dan asumsi, serta meninjau kebutuhan evaluasi. Pembicaraan tidak menjanjikan rekomendasi dari platform tertentu. Fokusnya membantu peserta melihat hubungan antara kualitas informasi, kepercayaan, dan keputusan yang perlu dibahas oleh tim.

Personal Branding: Jelaskan Nilai yang Anda Bawa

Topik ini dapat diarahkan untuk profesional, entrepreneur, atau peserta yang ingin memahami hubungan antara pengalaman, keahlian, dan komunikasi publik. Pembahasan dapat menekankan bagaimana seseorang menjelaskan apa yang dikerjakan, siapa yang dibantu, serta alasan orang lain memahami nilai tersebut. Contoh dipilih agar sesuai dengan lingkungan profesional audiens.

Peserta memperoleh bahan refleksi tentang konsistensi informasi, relevansi pesan, dan hubungan antara citra serta pekerjaan nyata. Sesi dapat memantik pertanyaan tentang cara membangun komunikasi yang lebih jelas tanpa mengarang pencapaian. Ruang praktik yang lebih terperinci dapat dibahas sebagai kebutuhan terpisah bila penyelenggara menginginkan pengembangan keterampilan.

Business Mindset: Fokus, Pilihan & Eksekusi

Topik ini dapat membahas bagaimana ide bisnis bertemu dengan keterbatasan sumber daya, kebutuhan pasar, dan keputusan sehari-hari. Perspektif disesuaikan untuk calon entrepreneur, pemilik usaha, maupun tim yang ingin meninjau pola pikir dalam menjalankan pekerjaan. Tema dapat menekankan pentingnya kejelasan prioritas dan pembelajaran dari tindakan.

Audiens diajak memikirkan langkah yang relevan dengan situasinya, bukan mengikuti satu resep yang dianggap berlaku untuk semua orang. Pembicaraan memberi ruang untuk meninjau asumsi, mempertimbangkan pilihan, dan mengenali pertanyaan yang masih perlu dijawab. Harapannya, peserta pulang dengan bahan pemikiran yang dapat dibahas serta dikembangkan setelah acara.

MARI BICARAKAN ACARA ANDA

Topik yang tepat.
Untuk audiens yang Anda undang.

Sampaikan tema, profil peserta, dan tujuan acara. Kita mulai dari percakapan untuk membahas kesesuaian sesi.

Undang Andhika sebagai pembicara