AWK Andhika Wijaya Kurniawan
Beranda/Corporate Training/SEO

CORPORATE IN-HOUSE TRAINING

SEO Training.
Pencarian yang relevan.
Pertumbuhan yang terarah.

Bekali tim perusahaan dengan cara membaca peluang pencarian, memperbaiki website, menyusun konten, dan mengevaluasi performa SEO serta visibilitas AI Search.

Diskusikan kebutuhan tim Lihat materi program ↓

TANTANGAN DI PERUSAHAAN

Website sudah berjalan.
Apakah peluang pencarian
sudah dikerjakan?

Perusahaan dapat memiliki website dengan banyak halaman tetapi belum memiliki prioritas SEO yang jelas. Konten dibuat tanpa pemetaan kebutuhan pencarian, kendala teknis belum diterjemahkan menjadi tugas developer, atau laporan hanya berisi posisi kata kunci. Ketika tim bekerja dengan pemahaman berbeda, perbaikan sulit diurutkan dan kontribusinya terhadap kebutuhan bisnis sulit dijelaskan.

Corporate SEO Training membantu tim memahami hubungan antara strategi pencarian, kondisi website, konten, dan evaluasi. Peserta diajak meninjau apa yang sudah diketahui, bukti apa yang diperlukan, dan pekerjaan apa yang paling layak diprioritaskan. Pembahasan diarahkan pada kemampuan membaca masalah serta menyusun tindakan yang dapat dikoordinasikan dengan tim terkait.

Program tidak bergantung pada satu alat atau satu rumus optimasi. Website perusahaan, data yang diizinkan, dan konteks pelanggan menjadi dasar diskusi. Contoh latihan dapat disesuaikan dengan situs layanan, perusahaan B2B, toko online, atau jenis website lain setelah ruang lingkup program dibahas.

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI

Satu kerangka kerja.
Untuk fungsi yang saling mendukung.

01 / SEO & MARKETING

Tim yang menyusun
prioritas pencarian.

Untuk SEO specialist, digital marketing, dan pengelola website. Latihan dapat berfokus pada pemetaan peluang, pemeriksaan halaman, serta evaluasi. Peserta belajar menghubungkan temuan dengan keputusan bisnis dan menyusun brief kerja yang dapat dipahami oleh rekan lintas fungsi.

02 / CONTENT & EDITORIAL

Tim yang membangun
informasi dan jawaban.

Untuk content strategist, editor, penulis, dan tim produk yang menyiapkan informasi website. Pembahasan menekankan intent, struktur konten, sumber, serta pembaruan halaman. Peserta berlatih menerjemahkan kebutuhan pencarian menjadi arahan yang dapat digunakan dalam proses editorial.

03 / WEBSITE & LEADERSHIP

Tim yang menentukan
arah dan implementasi.

Untuk developer, product owner, marketing manager, dan pemilik bisnis. Materi dapat membantu memahami prioritas teknis, membaca laporan, serta meninjau rekomendasi internal maupun agensi. Kedalaman pembahasan disesuaikan dengan tanggung jawab peserta dalam pengelolaan website perusahaan.

RUANG LINGKUP PEMBELAJARAN

6 materi SEO.
Untuk tim perusahaan.

Setiap materi dilengkapi latihan, hasil kerja peserta, dan tujuan kemampuan yang jelas. Prioritas serta kedalamannya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

01 / STRATEGI & SEARCH INTENT

Search with Purpose: Temukan Peluang yang Relevan

Peserta belajar menghubungkan kebutuhan bisnis dengan kebutuhan pencarian audiens. Materi mencakup search intent, peran halaman dalam perjalanan pelanggan, dan prioritas peluang berdasarkan kondisi website.

Peserta menyusun peta tujuan SEO, profil kebutuhan pencarian, dan daftar peluang yang perlu divalidasi menggunakan data. Volume pencarian atau tingkat persaingan dibaca dari sumber yang tersedia, bukan diisi dengan perkiraan tanpa dasar.

Yang didapat peserta

Peta intent, kerangka prioritas SEO, dan daftar kebutuhan data untuk memilih peluang pencarian.

Goal materi

Peserta mampu menjelaskan alasan sebuah topik atau halaman diprioritaskan serta hubungannya dengan kebutuhan pelanggan dan tujuan bisnis.

02 / TECHNICAL SEO

Build a Search-Ready Website

Peserta mempelajari cara mengenali hambatan crawling, indexing, dan pengalaman halaman. Pembahasan mencakup status URL, canonical, robots, sitemap, struktur navigasi, serta isu teknis yang perlu diteruskan kepada developer.

Latihan menggunakan contoh halaman atau laporan untuk membedakan gejala, dugaan penyebab, dan langkah verifikasi. Peserta menyusun catatan masalah dengan bukti serta dampaknya. Perubahan pada website produksi tetap mengikuti proses persetujuan dan pengujian perusahaan.

Yang didapat peserta

Checklist pemeriksaan teknis, format temuan, dan rancangan brief perbaikan untuk tim developer.

Goal materi

Peserta mampu mengidentifikasi isu teknis yang perlu diverifikasi dan menyampaikan rekomendasi yang cukup jelas untuk ditindaklanjuti.

03 / KONTEN & ON-PAGE

Intent to Content: Bangun Halaman yang Menjawab

Peserta belajar mengubah kebutuhan pencarian menjadi struktur halaman, brief konten, heading, judul, deskripsi, dan informasi pendukung yang relevan. Pembahasan menekankan kelengkapan jawaban serta kesesuaian dengan tujuan halaman.

Peserta meninjau contoh konten dan memetakan bagian yang membantu pengguna mengambil keputusan. Latihan dapat mencakup pembaruan halaman lama atau penyusunan brief baru. Referensi, klaim, dan informasi produk perlu diperiksa sebelum materi dipublikasikan.

Yang didapat peserta

Draft content brief, checklist on-page, dan prioritas pembaruan informasi pada halaman pilihan.

Goal materi

Peserta mampu menyusun arahan konten yang menjawab intent secara jelas, memiliki struktur yang logis, dan mendukung tindakan pengguna.

04 / ARSITEKTUR & INTERNAL LINK

Connect the Dots: Bangun Struktur yang Saling Mendukung

Peserta mempelajari hubungan antara halaman layanan, kategori, artikel, dan halaman pendukung. Materi mencakup navigasi, topik, anchor text, serta cara menemukan halaman yang sulit dijangkau melalui tautan internal.

Latihan dimulai dari kelompok halaman yang relevan untuk satu kebutuhan pelanggan. Peserta menentukan hubungan antar halaman dan alasan memberi tautan. Tujuannya membantu pengguna menemukan informasi lanjutan sekaligus membuat struktur website lebih mudah dipahami.

Yang didapat peserta

Peta hubungan halaman, daftar peluang internal link, dan arahan anchor text yang sesuai konteks.

Goal materi

Peserta mampu merancang jalur informasi yang masuk akal serta menentukan halaman yang perlu saling terhubung berdasarkan kebutuhan pengguna.

05 / AI SEARCH & KREDIBILITAS

Beyond Rankings: Bangun Kesiapan AI Search

Peserta membahas kejelasan entitas, konsistensi informasi brand, sumber, dan struktur jawaban dalam konteks AI Search. Pembahasan mencakup peluang serta batas pengamatan brand pada jawaban platform AI.

Peserta meninjau apakah informasi penting mudah ditemukan dan konsisten di aset perusahaan. Latihan menyusun daftar pertanyaan yang relevan untuk memantau jawaban AI beserta tanggal, platform, dan konteks pengamatan. Hasil pengamatan dibedakan dari bukti referral atau konversi.

Yang didapat peserta

Checklist informasi brand, prioritas perbaikan konten, dan kerangka pencatatan pengamatan AI visibility.

Goal materi

Peserta mampu mengevaluasi kesiapan informasi perusahaan untuk pencarian berbasis AI tanpa menganggap optimasi sebagai jaminan rekomendasi atau sitasi.

06 / ANALYTICS & EVALUASI

From Search Data to Business Decisions

Peserta belajar membaca query, halaman, klik, impresi, dan metrik website dalam konteks tujuan bisnis. Pembahasan membedakan performa pencarian, perilaku pengguna, dan konversi yang dapat diukur melalui alat perusahaan.

Latihan menggunakan data yang telah disamarkan atau contoh simulasi berlabel jelas. Peserta membandingkan periode, meninjau halaman yang berubah, dan mengajukan hipotesis yang perlu diuji. Perubahan data tidak langsung dianggap sebagai akibat satu optimasi tanpa pemeriksaan konteks.

Yang didapat peserta

Kerangka laporan SEO, daftar indikator prioritas, dan rencana tindak lanjut berdasarkan temuan.

Goal materi

Peserta mampu menjelaskan perubahan performa, membedakan fakta dan interpretasi, serta menyusun rekomendasi dengan batas kesimpulan yang jelas.

CARA BELAJAR

Baca kondisinya.
Susun prioritasnya.
Rencanakan perbaikannya.

Program menggabungkan penjelasan kerangka, pembahasan contoh, latihan pemeriksaan, dan umpan balik. Peserta belajar menjelaskan alasan di balik rekomendasinya. Temuan ditulis dengan konteks halaman, bukti yang tersedia, dugaan dampak, dan langkah verifikasi. Dengan demikian, diskusi SEO dapat berkembang dari daftar istilah menjadi keputusan yang dapat ditindaklanjuti.

Perusahaan dapat menggunakan materi yang telah disetujui, seperti contoh halaman, ringkasan laporan, atau data yang sudah disamarkan. Jika akses belum tersedia, latihan dapat memakai skenario simulasi yang diberi label jelas. Kebutuhan alat, format pembelajaran, serta kedalaman praktik dibahas sebelum program ditetapkan.

Di akhir sesi, peserta merangkum prioritas dan menyusun rencana penerapan. Pekerjaan teknis dapat diterjemahkan menjadi brief, kebutuhan konten menjadi arahan editorial, dan evaluasi menjadi daftar pertanyaan untuk laporan berikutnya. Implementasi di website produksi mengikuti proses perusahaan; latihan tidak langsung mengubah sistem tanpa persetujuan.

OUTPUT YANG DITUJU

Bawa pulang bahan kerja.
Lanjutkan di aktivitas sehari-hari.

01

Prioritas SEO

Peta kebutuhan pencarian dan daftar pekerjaan yang perlu diverifikasi serta diurutkan.

02

Brief teknis & konten

Catatan temuan, kebutuhan perbaikan website, dan arahan pembaruan halaman.

03

Peta internal link

Hubungan antar halaman dan peluang membantu pengguna menemukan informasi lanjutan.

04

Kerangka evaluasi

Indikator pencarian, kebutuhan data, dan catatan pengamatan AI visibility.

Output akhir mengikuti ruang lingkup program yang disepakati, bahan yang tersedia, dan latihan yang dijalankan peserta.

Andhika Wijaya Kurniawan, fasilitator SEO Training

BERSAMA ANDHIKA WIJAYA KURNIAWAN

Perspektif praktisi.
Bahasa yang dekat
dengan bisnis.

Andhika Wijaya Kurniawan menggabungkan pengalaman di bisnis digital, SEO sejak 2005, dan aktivitas coaching sejak 2010. Pendekatan pembelajaran diarahkan untuk membantu peserta memahami hubungan antara strategi, kebutuhan pelanggan, dan tindakan yang dapat dilakukan dalam pekerjaan.

Dalam konteks SEO, pembahasan berangkat dari kebutuhan pencarian, kualitas informasi, dan kesiapan website. Pengalaman peserta menjadi bahan diskusi, sementara contoh dan latihan dipilih agar relevan dengan kondisi perusahaan. Kenali profil serta perjalanan profesional Andhika sebelum membahas program yang sesuai untuk tim Anda.

Kenali profil Andhika

SEBELUM MEMULAI

Pertanyaan seputar
SEO Training.

Apa fokus SEO Training untuk perusahaan?

Program membantu tim menyusun prioritas pencarian, mengenali isu teknis, menyiapkan konten yang relevan, serta mengevaluasi performa. Materi juga membahas kesiapan informasi brand dalam konteks AI Search. Kedalaman latihan mengikuti kebutuhan perusahaan dan tanggung jawab peserta.

Apakah peserta harus memiliki pengalaman SEO?

Pengalaman peserta dibahas sebelum program ditetapkan. Tim pemula dapat membutuhkan fondasi lebih banyak, sementara peserta berpengalaman dapat menekankan analisis kasus dan evaluasi rekomendasi. Komposisi kelompok membantu menentukan kedalaman materi dan contoh latihan yang tepat.

Apakah bisa memakai website perusahaan sebagai latihan?

Bisa dibahas menggunakan halaman publik atau bahan yang diizinkan perusahaan. Data laporan dapat disamarkan. Akses administrator tidak menjadi syarat diskusi awal, dan perubahan pada website produksi tetap mengikuti proses persetujuan serta pengujian internal.

Apakah membahas AI Search, GEO, dan AEO?

Materi membahas kejelasan entitas, kualitas jawaban, sumber informasi, serta pengamatan brand pada platform AI. Pembahasan membedakan rekomendasi, sitasi, referral, dan konversi. Tidak ada jaminan brand akan selalu muncul atau direkomendasikan oleh suatu platform.

Apakah harus berlangganan alat SEO tertentu?

Tidak ditetapkan satu merek alat sebagai syarat umum. Kebutuhan alat dan akses data dibahas berdasarkan latihan. Data yang tidak tersedia tidak akan digantikan dengan angka karangan. Perusahaan dapat menggunakan sumber yang telah dimiliki sesuai batas akses yang diizinkan.

Apakah pelatihan menjamin ranking pertama?

Ranking dan hasil bisnis dipengaruhi banyak faktor. Tujuan pelatihan adalah membangun kemampuan peserta dalam membaca peluang, menilai masalah, menyusun pekerjaan, dan mengevaluasi hasil. Program tidak menjanjikan posisi tertentu, jumlah trafik, maupun rekomendasi AI.

Berapa durasi, biaya, dan jumlah peserta?

Durasi, biaya, format, dan jumlah peserta mengikuti tujuan serta kedalaman program yang disepakati. Sampaikan kondisi website, komposisi peserta, tantangan utama, serta target waktu saat menghubungi. Informasi tersebut menjadi dasar pembahasan ruang lingkup dan usulan pelaksanaan.

Bagaimana cara mengajukan kebutuhan SEO Training?

Hubungi melalui halaman kontak dengan nama perusahaan, bidang bisnis, alamat website publik, peran peserta, dan tujuan pembelajaran. Tidak perlu membagikan kata sandi atau data rahasia. Kebutuhan awal dapat digunakan untuk membahas prioritas materi serta langkah berikutnya.

DARI PEMBELAJARAN KE IMPLEMENTASI

Prioritas yang jelas.
Koordinasi yang lebih baik.

Mulai dari tujuan website.

Website perusahaan memiliki peran yang berbeda. Ada yang digunakan untuk menjelaskan layanan dan menghasilkan pertanyaan calon pelanggan, ada yang menampung katalog produk, dan ada yang menjadi pusat informasi. Sebelum memilih fokus latihan, tim perlu menyepakati peran website tersebut. Pemahaman ini membantu peserta menilai apakah halaman yang dibahas sudah menyediakan informasi yang diperlukan dan tindakan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Tujuan SEO kemudian diterjemahkan menjadi pertanyaan yang dapat diperiksa. Halaman mana yang ingin diperkuat? Kebutuhan pencarian apa yang ingin dilayani? Apa yang sudah diketahui tentang pengunjung dan apa yang masih menjadi asumsi? Diskusi semacam ini memberi titik awal untuk menentukan bahan latihan. Peserta tidak perlu langsung mengerjakan semua halaman, melainkan dapat memilih contoh yang mewakili persoalan penting dalam website perusahaan.

Pisahkan temuan dan dugaan.

Saat melihat halaman yang belum tampil sesuai harapan, peserta perlu menghindari kesimpulan terlalu cepat. Sebuah URL dapat memiliki beberapa persoalan sekaligus, sementara data yang tersedia belum tentu cukup menjelaskan penyebabnya. Latihan membantu peserta membedakan apa yang benar-benar terlihat, dugaan penyebab yang masuk akal, dan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan. Cara mencatat tersebut memudahkan diskusi dengan developer, editor, maupun pihak lain yang bertanggung jawab.

Rekomendasi yang baik juga memerlukan konteks implementasi. Peserta diajak menjelaskan halaman yang terdampak, jenis perubahan yang dibutuhkan, dan cara menilai apakah perubahan sudah bekerja sesuai tujuan. Jika suatu temuan belum memiliki bukti cukup, catatan dapat menegaskan bahwa verifikasi masih diperlukan. Dengan demikian, daftar pekerjaan tidak mencampurkan masalah yang sudah terkonfirmasi dengan dugaan yang belum diperiksa.

Hubungkan konten dengan informasi bisnis.

Konten SEO perusahaan perlu menghubungkan kebutuhan pencarian dengan informasi yang benar tentang produk, layanan, atau bidang keahlian. Peserta dapat menggunakan ringkasan penawaran dan pertanyaan pelanggan yang telah diizinkan sebagai bahan latihan. Tujuannya membantu penulis memahami apa yang perlu dijelaskan, sumber mana yang dapat digunakan, dan bagian mana yang membutuhkan konfirmasi dari tim internal sebelum diterbitkan.

Latihan editorial dapat membahas judul, urutan penjelasan, contoh penggunaan, informasi pendukung, serta ajakan bertindak. Perbaikan tidak selalu berarti menambah panjang tulisan. Ada halaman yang membutuhkan kejelasan penawaran, ada yang memerlukan bukti atau sumber, dan ada yang perlu ditata agar pengguna lebih mudah menemukan jawaban. Peserta belajar mempertimbangkan kebutuhan halaman sebelum memutuskan bentuk pembaruan yang akan dilakukan.

Baca laporan dalam konteks.

Evaluasi SEO perlu memperhatikan periode, kelompok halaman, serta kondisi bisnis yang mungkin berubah. Angka agregat dapat menyembunyikan perbedaan antara halaman layanan dan artikel informasi. Karena itu, peserta berlatih memecah pertanyaan menjadi bagian yang lebih spesifik. Perubahan klik atau impresi kemudian dibaca bersama query, halaman, dan informasi lain yang tersedia, dengan batas kesimpulan yang dijelaskan secara terbuka.

Data pencarian juga perlu dibedakan dari data perilaku dan konversi website. Tidak semua perubahan trafik menunjukkan perubahan nilai bisnis dengan arah yang sama. Jika pelacakan konversi belum tersedia atau kualitas datanya belum jelas, hal tersebut menjadi bagian dari kebutuhan perbaikan pengukuran. Peserta diajak menyampaikan apa yang dapat diketahui saat ini, apa yang belum dapat dijawab, dan data apa yang diperlukan untuk evaluasi berikutnya.

Tempatkan AI Search secara proporsional.

Pengamatan terhadap jawaban AI dapat membantu perusahaan memahami bagaimana informasi brand disajikan pada suatu konteks. Namun, satu jawaban tidak mewakili seluruh pengguna atau semua pertanyaan. Peserta berlatih mencatat platform, pertanyaan, waktu, dan sumber yang terlihat agar hasil pengamatan dapat ditinjau. Perubahan jawaban juga perlu dibaca dengan hati-hati karena pengalaman antarpengguna maupun antarwaktu dapat berbeda.

Kesiapan informasi perusahaan menjadi perhatian dalam latihan. Nama brand, penjelasan layanan, profil penulis, dan sumber pendukung ditinjau untuk melihat apakah pengguna dapat memahaminya dengan jelas. Peserta tidak diajak mengejar formula yang menjanjikan sitasi. Fokusnya adalah memperbaiki mutu, konsistensi, dan keterjangkauan informasi serta menyusun cara pengamatan yang dapat dijelaskan ketika membahas visibilitas pencarian berbasis AI.

Susun pekerjaan bersama tim terkait.

SEO perusahaan umumnya melibatkan beberapa fungsi. Tim marketing dapat menentukan prioritas bisnis, editor menyiapkan informasi, developer mengerjakan perubahan teknis, dan manajer membantu pengambilan keputusan. Pelatihan memberi ruang untuk menyamakan cara menyusun kebutuhan kerja. Peserta dapat membahas siapa yang perlu dilibatkan, bahan apa yang diperlukan, dan bagaimana sebuah rekomendasi bergerak dari temuan menjadi pekerjaan yang dapat dijadwalkan.

Perusahaan dapat menentukan satu contoh halaman untuk dibahas lintas fungsi sebelum memperluas penerapan. Contoh tersebut membantu tim menilai apakah arahan sudah cukup jelas, apakah informasi pendukung tersedia, dan apakah hasil pemeriksaan dapat diulang. Pembelajaran kemudian menjadi bahan perbaikan proses kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan serta kapasitas tim. Setelah sesi, perusahaan dapat memilih sejumlah kecil prioritas sebagai awal penerapan. Hasil latihan digunakan sebagai draft yang ditinjau kembali sesuai proses internal. Manajer dapat menilai kejelasan masalah, kelengkapan bukti, dan kelayakan tindakan sebelum pekerjaan dijalankan. Kebutuhan pendampingan lanjutan, akses alat, serta evaluasi hasil perlu dibahas dalam ruang lingkup tersendiri agar tanggung jawab setiap pihak tetap jelas.

MULAI DARI KEBUTUHAN PERUSAHAAN ANDA

Bangun kemampuan SEO
di dalam tim perusahaan.

Ceritakan kondisi website, tantangan pencarian, dan kemampuan yang ingin dibangun. Dari sana, kita bahas program SEO Training yang relevan.

Diskusikan kebutuhan tim